Dya Iganov

Jumat, 19 Oktober 2012

CRASH & BURN EDITED

When I feel all alone and the world has turned its back on me, give me a moment please to tame my wild wild heart
I know I feel like the walls are closing in on me, It's hard to find relief and people can be so cold
When darkness is upon my door and I feel like I can't take anymore


Whom will be the one I call?If I jump whom break my fall? Lift me up and fly away with me into the night? If I need to fall apart, whom can mend my broken heart? If I need to crash then crash and burn, I'm still alone

When I feel all alone
And a loyal friend is hard to find
I'm caught in a one way street
With the monsters in my head
When hopes and dreams are far away and
I feel like I can't face the day


Sangat putus asa, bingung tak tahu harus bagaimana, tak tahu siapa yang bisa kita andalkan, tak tahu siapa yang benar-benar tulus & ikhlas menolong kita, tapi setidaknya ada 1 hal yang dapat dipelajari dalam hidup

'Cause there has always been heartache and pain
And when it's over I'll breathe again, I'll breath again


Yah, tidak mungkin hidup hanya tentang kesenangan, kemudahan, keberhasilan, tapi selalu ada penyeimbangya & keadaan akan selalu berubah, berputar, memberikan babak baru dalam waktu yang tak pernah dapat kita perkirakan
Ketika keadaan telah berubah & segala sesuatunya menjadi lebih baik, menjadi lebih tenang, menjadi lebih jelas,mungkin itulah saatnya aku kan bernafas lagi, aku kan bangkit lagi, aku kan kembali menghadapi & mengikuti semua yang ada

Tetapi, pertanyaannya adalah:
"KAPAN?"
When I feel all alone and the world has turned its back on me, give me a moment please to tame my wild wild heart
I know I feel like the walls are closing in on me, It's hard to find relief and people can be so cold
When darkness is upon my door and I feel like I can't take anymore

Whom will be the one I call?If I jump whom break my fall?
Lift me up and fly away with me into the night? If I need to fall apart, whom can mend my broken heart? If I need to crash then crash and burn, I'm still alone

When I feel all alone
And a loyal friend is hard to find
I'm caught in a one way street
With the monsters in my head
When hopes and dreams are far away and
I feel like I can't face the day


Sangat putus asa, bingung tak tahu harus bagaimana, tak tahu siapa yang bisa kita andalkan, tak tahu siapa yang benar-benar tulus & ikhlas menolong kita, tapi setidaknya ada 1 hal yang dapat dipelajari dalam hidup


'Cause there has always been heartache and pain
And when it's over I'll breathe again, I'll breath again


Yah, tidak mungkin hidup hanya tentang kesenangan, kemudahan, keberhasilan, tapi selalu ada penyeimbangya & keadaan akan selalu berubah, berputar, memberikan babak baru dalam waktu yang tak pernah dapat kita perkirakan
Ketika keadaan telah berubah & segala sesuatunya menjadi lebih baik, menjadi lebih tenang, menjadi lebih jelas,mungkin itulah saatnya aku kan bernafas lagi, aku kan bangkit lagi, aku kan kembali menghadapi & mengikuti semua yang ada, Tetapi, pertanyaannya adalah:
"KAPAN?"

PAHITNYA KEGAGALAN YANG BERBUAH MANISNYA KEBERHASILAN

Rencana, harapan, dan usaha
Apa jadinya kalau semua berujung pada 1 kata yang sama
"Kegagalan"???

Ketika kita sudah menyusun rencana se-sempurna mungkin dengan efek semua kegiatan kita akan lancar
Ketika kita sudah sangat sangat berharap akan sesuatu sehingga menjadi prioritas ketika ada sebuah kesempatan datang
Ketika kita sudah melakukan semua usaha yang halal, sudah mengerahkan semua kemampuan kita, bahkan hal-hal diluar kemampuan kita dengan mempelajarinya terlebih dahulu, sudah pula diiringi dengan doa dan berperilaku terpuji

Sampai suatu saat

Semua rencana kita tidak sesuai skenario awal, ada sedikit perubahan yang sebenarnya memberi pengaruh sangat luar biasa besar, adanya penundaan dalam jangka waktu lama, adanya pengorbanan untuk merelakan 1 atau 2 diantaranya tidak akan pernah bisa kita jalani, atau bahkan harus tidak bisa kita jalani semuanya sama sekali

Sampai suatu saat

Harapan kita berkembang terlalu besar sehingga cenderung menjadi obsesi tak sehat, buta untukmelihat hal-hal lain yang berpotensi menjadi prioritas yang menguntungkan, bahkan karena terlalu lama berharap, terlalu lama cenderung menjadi obsesi tak wajar hingga akhirnya harapan kita pun menguap, hilang bersama hela nafas berat yang kita hembuskan

Sampai suatu saat

Semua usaha yang sudah susah payah kita jalani membuat kita terjebak dalam rutinitas tak sehat, doa & ikhtiar yang tidak lagi tulus, prilaku terpuji yang berubah hanya untuk mendapatkan pamrih & simpatik, sampai pada waktu dimana kita sudah tidak mungkin lagi melakukan suatu usaha pun

Saat itulah kita semua berhadapan dengan musuh terbesar kita
"Kegagalan"

Yap, perasaan campur aduk ada semua, mulai dari marah, kesal, sedih, kecewa, bingung, penasaran, tidak mau terima, egois, optomisme untuk mencoba lagi dll. Semua adalah potongan-potongan kecil yang saling menyatu menjadi 1 bagian besar bernama "Kegagalan"

Saat itulah otak akan terpengaruh sehingga memanipulasi kita agar merasakan sedih, kecewa, kesal, penasaran, pesimis, over optimis, bahkan sampai menghalalkan segara cara demi menuju 1 kata "Keberhasilan"

Saat itulah kita berperang ,elawan diri kita sendiri yang membenarkan "Kegagalan" secara emosional manipulasi otak dan diikuti oleh tindakan nyata. Membenarkan secara emosional manipulasi otak tetapi tidak diikuti dengan tindakan nyata, ataukah melawan manipulasi otak dan bangkit lagi untuk mencapai "Keberhasilan" yang sesungguhnya dengan bermodalkan sikap optimis yang sewajarnya dan realistis??